Bilik Kakus


Tepat disebuah perumahan mewah Cinere Residence, tempat dimana gw setiap seminggu dua kali melakukan lari pagi/sore tiap hari sabtu dan minggu tempat ini menjadi favorit jogging track saya disamping lokasinya yang bagus dan tracknya menantang naik turun kenceng kendor sejauh ± 700 M.

Pada laps pertama setelah turunan yang cukup curam pada 30 meter pertama saya akan sesekali menoleh kearah kanan apa sebab? Disebelah kanan berjejer perumahan yang asri dan modernis, mengikuti alur tanah yang berundak tersusun rapih mengikuti tinggi rendah kontur tanah.

Berikutnya 30 meter kedua saya akan menoleh kesebelah kiri yang diseberang kali Pesanggrahan dulunya tempat ini akan dijadikan perumahan seperti ini pula karena letaknya yang susah di akses jalan masuk juga posisi lebih dibawah sehingga developer kesulitan untuk menarik minat konsumen, walhasil tempat ini dibiarkan kosong melompong.

Karena emang bangsa Indonesia ini berjiwa kreatif maka petani  memanfatkan (tanpa Ijin sama developer tentunya) sesuatu yang bisa berguna sehingga warga sekitar secara beramai-ramai memetak-metak (tanpa sengketa) memanfaakan lahan kosong tersebut untuk dijadikan empang dan kebun sayur mayur.

Mula-mula tempat kosong tersebut hanya ditanami perkebunan seperti kangkung dan bayam untuk lauk sehari-sehari.

Karena tempat ini masih menjajikan untuk dikembangkan pertanian lebih luas sehingga warga sekitar tidak puas hanya sampai berkebun sehingga mulailah dibuat galian karena memang air mudah didapat, sehingga pada 3 minggu pertama saya lihat hanya 2 buah empang yang sudah siap untuk disebar benih ikan gurame dan ikan nila yang doyan tai (kotoran manusia) Maap saya menyebut ini karena sekedar mengistilahkan dengan bahasa sehari-hari disekitar kita heheheee.

Seiring dengan bertambah besarnya ikan yang dipelihara konsumsi pellet yang diperlukan juga semakin banyak sehingga para pemilik empang kewalahan mengatasinya maka diambilah jurus jitu untuk mengatasi hal tersebut maka didirikanlah sebuah bilik atau gubuk kecil diatas empang kalau orang jawa bilang si kakus karena ini saya tulis di internet saya tambahkan dengan dot kom menjadi kakus dot kom bukan kaskus yaaaw kalo yang berpikiran mesum seperti duda yang gak laku-laku, bujang lapuk atau anak brondong sudah tau jawabnya.

Seperti layaknya Biro Statistik saja, saya lakukan pengamatan untuk melakukan pencatatan pertumbuhan kolam dilahan kosong milik developer tersebut berikut bilik yang nangkring diatasnya sontak seperti jamur dimusim penghujan sampai dengan minggu ke 6 tercatat sudah 14 empang berikut bilik kakus dot kom yang sudah berdiri diatasnya, Setelah saya hitung pertumbuhannya mencapai 64 %, pertumbuhan yang fantastis, dalam sekala ekonomi Indonesia yg amburadul wkwkwkwkwkwkk

Jelas pertumbuhan ini berdampak pada kegemukan ikan-ikan penghuni dibawahnya sebab bila dihitung dalam sehari satu kali sebuah bilik bisa diisi 2 s/d 3 kali tongkrongan dari empunya bilik kakus tersebut dengan berat sekitar ¼ KG tai mereka maka bisa dipastikan ikan Gurame dan Nila tidak keurangan nutrisi.  Tidak seperti sebagian warga Indonesia yang Mal Nutrisi

Saya jadi teringat tayangan ditivi, yang dibawakan oleh Wakyu Suparno Putro si BUle Ausi yang mengaku tinggal dan menjadi keluarga kampung di Yogyakarta yang membawakan kisah-kisah kehidupan sehari-hari disekitar kita mulai dari soal makanan sampai kebiasaan yang menggelikan di disekitar kita acaranya berjudul “Rahasia Sunah”. Acara yang ringan namun mendidik ini membuat pengetahuan saya bertambah.

Sebagai contoh apabila hewan yang kita pelihara dikasih makan dengan kotoran kita apa bila dimakan dikawatirkan akan terbawa ke kita juga sebab didalam kotoran manusia terkandung berbagai macam penyakit, ikan yang kita pelihara diberimakan kotoran kita lalu kita juga yang memakannya ini yang dikawatirkan. Selanjutnya karena “bila kita sebagai umat islam mengapa diharamkan memakan daging babi dll Si wahyu menyajikan dengan lidah yang cadel sambil prengas prenges hahihahiiii

Allah SWT jelas telah MENGHARAMKANNYA BABI QS. Al Baqoroh (2) : 173, QS. Al Maa’idah (5) : 3, QS. Al An `Aam (6) : 145, QS. An Nahl (16) : 115 Sibule akan mencari pembanding untuk menjawab Wahyu Suparno Putro ke IPB bertanya ke ahlinya seorang professor mengapa daging babi diharamkan sebab ” struktur gen DNA babi itu mirip dengan struktur gen DNA manusia. jadi dapat dikatakan gen babi = gen manusia, jadi sama dengan kita memakan daging manusia,na’udzubillah.

Kembali ke …,

Yang namanya sudah  menjadi kebiasaan hal ini tidaklah mengherankan, kotoran manusia dimakan oleh peliharaanya, yang sudah tau pun mengamini hal tersebut, jadi arti dari sebuah “Bilik Kakus Dot Kom”, merupakan sebuah fenomena yang unik di negeri ini, tidak ada di bangsa lain di dunia, mari kita PATENKAN hal ini sebelum bangsa lain merebutnya, siapa tau kelak ini dipatenkan oleh Negara lain kita akan kehilangan.

Kita akan takut nangring karena waktu kita nongkrong di Bilik kakus dot kom dari negara sebelah yang doyan mencaplok kebudayaan kita tiba-tiba melempar “mortar” yang memang mirip seperti hasil dari sebuah Bilik Kakus dot kom”.

Iklan

Tentang bondandsuwarno

cool, calm and confident
Pos ini dipublikasikan di ria jenaka dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s