Tentang Coklat, Vanili, Keju, Lemon, Pie dan Malkist/Cracker


Tentang Coklat

Temuan dari laoratorim, menunjukan bahwa aroma coklat (flavonoid) memiliki fungsi anti karsino genik , namun beberapa riset masih membutuhkan pembuktian tentang temuan ini.

Sementara beberapa penelitian lainnya menyatakan bahwa beberapa coklat yang diformulasikan secara khusus dapat bersifat neutropik  dan memperlambat dimensia. Berdasarkan riset yang didanai oleh Mars di Harvard, Universitas California dan beberapa universitas di Eropa, bahwa obat-obatan yeng mengandung bahan dasar coklat berpotensi membantu penyembuhan penyakit gula , dimensia dan penyakit lainnya. Penelitian lain turut mengendikasikan  bahwa coklat efektif mencegah batuk yang berkepanjangan. Hampir sepertiga  zat theobromine pada coklat ditemukan lebih efektif dari codein, obat penyembuh batuk terbaik. Coklat dapat memberikan kelembutan dan kelembaban pada tenggorokan. Aroma coklat (flanoid) dapat mncegah perkembangan diare, karena menimbulkan efek anti-diare.

Tentang Vanili

Selain digunakan pada makanan, menurut pustaka obat-obatan kuno, vanili juga dapat digunakan untuk meningkatkan vitalalitas dan pengobatan influensa. Meski belum dibuktikan secara ilmiah, pada kenyataannya fanili dapat meningkatkan kadar catecholamines (termasuk epinephrine, yang lebih dikenal sebagai  adrenaline), dan dapat digunakan sebagai bahan adiktif menengah. Minyak vanili dan vanilin sering pula digunakan sebagai aromatherapy.

Tentang Keju

Keju adalah sari atau konsentrat susu dan merupakan pemasok kalisium, protein dan pospor dalam jumlah yang besar. Setiap 30 gr keju terkandung 7 gr protein dan 20 mg kalsium. Beberapa penelitian menyatakan bahwa keju, termasuk keju cheddar, mozarella dari Swiss dan Amerika dapat membantu mencegah kerapuhan gigi. Beberapa manfaat keju antara lain :

–          Kalsium, protein dan fospor  pada keju dapat melindungi enamel pada gigi.

–          Keju dapat meningkatkan produksi air liur untuk menghindarkan endapan gula dan asam.

–          Keju mempunyai efek anti bakteri di dalam mulut.

Tentang Lemon

Lemon atau citrus adalah tanaman hibrida yang tumbuh liar. Ini adalah nama yang lebih dikenal dai sel reproduksi yang berapa pada biji putik dari angiosperm pohon lemon. Di seluruh dunia, penggunaan lemon tidak terbatas hanya bidang kuliner saja, tetapi juga pada bidang non-kuliner. Buah ini terutama dokonsumsi sebagai minuman, sedangkan kulit dalam dan luarnya dapat digunakan untuk memasak. Kira-kira 5 % citric acid (setara dengan 0.03 molesper liter) dengan pH 2 hingga 3, yang terkandung dalam sari lemon dapat memberikan aroma lemon yang cukup kuat pada adonan kue.

Tentang Pie

Pie  adalah kue panggang yang dibuat dari adonan kue yang menutupi atau bahkan dicampur dengan bahan makanan ayng memiliki rasa manis atau lezat sesuai selera pembuatnya. Biasanya bahan isian Pie ditempatkan di area ceruk adonan, tetapi ada pula istilah “top-crust”. Pie dapat dibuat dalam berbagai ukuran, mulai dari seukuran gigitan, hingga satu loyang besar untuk sajian bersama. Asal muasalnya kata “pyes”, di temukan di Inggris, pada awal abad 12, namun kata “pie”  tidak tercantum pada kamus Inggris Oxford sampai dengan abad ke 14.

Pie buah-buahan dapat disajikan dengan menggunakan sendok es krim, cara ini di kenal di Amerika Utara sebagai  a la mode. Apple pie adalah pilihan tradisional, disamping berbagai pilihan pie bercita rasa  manis yang disajikan secara a la mode. Pilihan dan sebutan nama yang baik ini, menjadi sangat populer di Amerika Serikat pada pertengahan tahun 1890.

Tentang Malkist/Cracker

Di tahun1972, John Pearson dari Newburyport, Massachusetts, membuat roti hanya dari tepung dan air yang kemudian disebut “roti pilot “ . Ini keberhasilan yang cepat dan mantap karena kehidupannya sendiri yang keras. Selain itu kue ini juga dikenal dengan hardtack atau sea biscuit. Namun peristiwa pada evolusi kehidupan crackers dimulai pada tahun 1801 ketika pembuat roti di Massachusetts, bernama Josiah Bent,  membakar sepotong biscuit  pada pemanggang batunya. Suara patahan pada proses  pembakaran dijadikan inspirasi untuk nama “crackers” dan membuka jalan bagi Bent untuk meyakinkan dunia sebagai produsen makanan ringan yang potensial. Usaha ini meledak di pusat perdagangan Boston tahun 1810. Dan beberapa tahun kemudian Bent menjual usahanya kepada sebuah perusahaan besar kue kering dan kita kenal dengan nama Nabisco. Tahun 1999 perusahaan kue kering dan crackers   di Amerika Serikat mempekerjakan 37.857 orang buruh dengan omset sebesar 10 juta dollar.

Iklan

Tentang bondandsuwarno

cool, calm and confident
Pos ini dipublikasikan di kuliner. Tandai permalink.

3 Balasan ke Tentang Coklat, Vanili, Keju, Lemon, Pie dan Malkist/Cracker

  1. kalau bedanya crackers dengan biscuit itu apa ya?

    • bondandsuwarno berkata:

      Kesimpulannya : Biskuit rasanya manis. Cracker rasanya sedikit asin tanpa rasa gula.
      Biscuit merupakan terigu yang dipanggang hingga kadar air kurang dari 5 %. memiliki rasa manis, berbentuk pipih dan bertekstur padat.
      Cracker merupakan jenis biscuit yang terbuat dari adonan keras melalui proses fermentasi atau pemeraman berbentuk pipih, rasanya mengarah asin dan relatif renyah.

  2. awik berkata:

    ada resep bikin malkis craker gak, boleh minta?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s